Kenali, Jamur Kancing Yang bagus Untuk Diet
Jamur Kancing, Jamur Primadona Disaat Ingin Kurus
Jamur sudah dikonsumsi sejak dulu dari berbagai macam jamur yang dibudidayakan di dunia, jamur dengan nama latin Agaricus bisporus atau yang cukup familiar dengan nama jamur kancing ini merupakan salah satu jenis jamur tertua di dunia dan sangat populer untuk digunalan pola makan diet bagi banga barat loh sobat Solutione! Jamur kancing merupakan jamur yang paling banyak dibudidayakan di seluruh dunia dan kerap hadir dalam berbagai olahan seperti sup, tumisan, hingga topping pizza. Jamur kancing biasa dijual dalam bentuk segar atau kalengan dan beberapa juga menjual jamur kancing yang sudah dikeringkan. Jamur ini dikenal juga dengan sebutan table mushroom, cultivated mushroom atau button mushroom yang merupakan kelas edible mushroom.For your information nih sobat Solutione, negara Perancis merupakan negara pertama yang mempelopori budidaya jamur kancing, pada awal abad ke – 17 Perancis mulai melakukan budidaya jamur kancing dengan menggunakan teknologi mutakhir, kemudian disusul oleh China, Taiwan, Vietnam, dan Filiphina. Disebut sebagai champaign de Paris atau dalam penuturan bahasa inggris disebut champaignon yang memiliki arti mencakup segala jenis fungsi termasuk jamur pangan, jamur beracun, dan jamur penyebab infeksi. Di Eropa jamur kancing diketahui tumbuh alami di atas tumpukan kotoran kuda sejak zaman kuno di Romawi.
The more you know!
MORFOLOGI TANAMAN
Kenapa
dinamakan jamur kancing? Hal ini dikarenakan jamur kancing ini memiliki bentuk bulat seperti kancing dan
bewarna putih bersih, krem atau coklat muda. Jamur kancing dewasa diameternya
dapat mencapai 20 centimeter. Beberapa orang mengatakan bahwa bentuk jamur
kancing sangat mirip dengan jamur merang, bedanya pada bagian bawah tepatnya di
bawah payung jamur kancing terdapat bentuk tangkai pendek yang menyerupai
sebuah cincin dan tudungnya berbentuk kancing, the more you know sobat Solutione.
LINGKUNGAN TUMBUH
Agaricus bisporus atau jamur kancing adalah jamur yang dapat dimakan. Dalam literatur lama dikenal dengan nama generik Psalliota. Ini adalah jamur saprofit yang ditemukan tumbuh di humus tanah, sampah yang membusuk di hutan, di ladang dan halaman rumput, kayu gelondongan dan tumpukan pupuk kandang. Jamur kancing tumbuh paling baik di tempat-tempat yang lembab dan teduh dan umumnya terlihat selama musim hujan. Jamur kancing ini hanya dapat hidup pada suhu 15 - 17°C. Hal ini tentunya dapat menjadi salah satu peluang bisnis yang bisa dilakukan mengingat harga jamur kancing yang agak mahal dan peminat yang lumayan banyak. Di Indonesia sendiri, tempat produksi jamur kancing atau champagnion ini dapat kita temukan di Dataran Tinggi Dieng, Purwokerto, Probolinggo, dan Pangalengan Bandung. Jamur kancing biasanya ditemukan di kayu lapuk dan pada tanah yang gembur.
KANDUNGAN
GIZI
Dalam
dunia makanan, jamur masuk dalam golongan sayur-sayuran, meskipun secara teknis
jamur bukanlah tumbuhan. Jamur yang memiliki tekstur seperti daging dan aroma
yang unik dan rasa yang manis ini memiliki kandungan yang kaya vitamin dan
mineral. Vitamin dan mineral yang terkandung didalamnya yaitu vitamin B &
C, silenium, besi, magnesium, fosfor, kalium, dan seng. potasium. Selain itu, jamur
kancing juga rendah kalori, pada 5 buah jamur kancing ukuran sedang mengandung
20 kalori dan jamur kancing bebas dari lemak dan sodium. 40 gram jamur kancing
memiliki 20% dari AKG asam pantotenat yang dapat membantu liver dalam menangkal
racun dan sebagai penghasil energi serta menjaga sel – sel tubuh.
Berikut merupakan informasi singkat mengenai jamur kancing yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi sobat Solutione semua yaa!
The More You Know :)





Komentar
Posting Komentar