Media Tanam dan Bibit Jamur Kancing
Selamat datang Sobat Solutione! Sudah puas dengan Jamur Tiram dan Jamur Merangnya? Pasti masih haus informasi dari kami kan hehe.. Spesial untuk minggu ini kita akan membahas mendalam tentang budidaya jamur kencing ya sob! Mulai dari persiapan media tanam hingga pemanenan nanti, wah gak sabar kan pastinya tetap ikuti website kami yaa.
Sesuai dengan judul ktia hari ini, pembahasan akan berfokus tentang media tanam dan bibit potensial untuk dibudidayakan dikarenakan jamur kancing ini atau dikenal juga dengan jamur champignon merupakan jamur yang banyak ditemui pada berbagai hidangan. Budidaya jamur kancing bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan karena harga jual dari jamur kancing di pasaran memang terbilang tinggi. Jamur merang juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan memiliki rasa yang enak, untuk itu banyak konsumen yang mencari tanaman yang satu ini.
MEDIA TANAM JAMUR KANCING
Hal yang pertama dilakukan yaitu menyiapkan media tanam untuk nantinya menjadi tempat tumbuh bagi jamur kancing, untuk membuat media tanam jamur kancing perlu dipersiapkan jerami padi, bakatul, dan kapur dolomit. Untuk menambah kesuburan media tanam tambahkan Pupuk Urea, Pupuk ZA, dan TSP untuk menambah kandungan Forfor, Nitrogren, dan Kaliuim. Jerami merupakan salah satu media utama dalam budidaya jamur kancing karena memiliki kandungan hara Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan jamur kancing, akan tetapi Nitrogen saja belum bisa mencukupi kebutuhan dalam pertumbuhan jamur kancing, untuk itu kalian bisa menambahkan kandungan Nitrogen yang cukup tinggi seperti pupuk organik atau pupuk kimia seperti yang telah disebutkan diatas. Bekatul atau dedak ditambahkan karena jamur kancing juga memerlukan nutrisi dan vitamin. Untuk menjaga media tanam tetap netral dalam artian pH tanah juga harus diperhatikan, kalian bisa menambahkan kapur.
BIBIT JAMUR KANCING
Bibit yang digunakan untuk budidaya jamur kancing sebaiknya lebih mudah dengan membeli bibit jamur kancing siap pakai untuk lebih memudahkan proses pembibitan dan lebih praktis. Sehingga petani jamur kancing dapat lebih fokus pada tahap budidaya dan pemeliharaan jamur kancing. Bibit yang digunakan juga harus bibit jamur yang sudah terakreditasi dengan baik yaitu bibit jamur kancing F1, F2, dan F3. Penggunaan bibit yang berstandar ini bertujuan untuk menjaga kualitas hasil dari jamur nantinya karena perawatan yang diterima bibit selagi proses pembuatan.
Untuk budidaya rumahan, disarankan untuk menggunakan bibit jamur F3. Bibit ini dapat langsung di tabur dan ditanam pada media tanam. Untuk mendapatkan kualitas hasil panen yang baik, tentunya tergantunh dengan kualitas bibit yang dipakai. Karenanya, sangat pentinh sekali untuk memilih bibit berkualitas dengan kriteri sebagai berikut :
- Bibit jamur dalam kondisi sehat dan tidak mengalami kontaminasi.
- Miselium jamur menunjukkan warna putih cerah.
- Bibit didapatkan dari penangkar benih jamur yang terpercaya.
- Produktifitas hasil panen bibit tinggi.
- Untuk mempertahankan kualitas bibit, simpan binit di tempat yang sejuk dan memiliki sirkulasi udara yang cukup.
Berikut informasi menarik tentang budidaya jamur Kancing yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi sobat Solutione semua yaa!
The More You Know

Komentar
Posting Komentar